Kalumata, kalo = saudara, mata’ = mentah; taas = inti. Mengiaskan tokoh inti pembina orang muda, atau sahabat yang masih kurang matang pertimbangannya. Lht Kalu.
Kalumbene = perisai padi (T); kelung = perisai, bene = padi. Mengiaskan pemimpin yang menggunakan perisai padi atau ketahanan pangan. Lht Sewumbene. Bdg Kelung.
Kaluntas = amat hidup, cepat, kaki ringan (W); ka = mitra bersama; taas = inti, keras, utama. Mengiaskan mitra andalan yang hidup-hidup, rajin dan efisien. Lht Untas.
Kamagi = perhiasan berbunga (T); dagi, ragi = bunga.(W). Mengiaskan manusia unggul sebagai perhiasan berbunga bagi negerinya. Lht Mandagi, Pandagian. Bdg Gerung, Rogi.
Kamang = berkat, anugerah. Mengiaskan orang yang percaya bahwa berkat dan anugerah dapat diperoleh dengan kerja keras/permohonan doa kepada-Nya. Bdg Kainama.
Kamangkala = diberkati amat (W); kamang = mujur, berkat; kela = sisa, buang (T). Mengiaskan orang mujur dan diberkati mendayagunakan bahan sisa/terbuang.
Kamasi = nama pohon/buah, tanaman obat; maasi = hati-hati. Mengiaskan dokter yang berhati-hati menyembuhkan penyakit dengan obat tradisional dari tetanaman. Lht Masi.
Kamasi, nama kelurahan di kecamatan Tomohon Tengah dalam Kota Tomohon.
Kambe, kambengen = merangkul, tangan di bahu orang. Mengiaskan sahabat yang amat senang menerima seseorang serta siap membantu sesamanya. Lht Dondokambey,Kambey.
Kambey,Cambey, kambeng = tangan di bahu teman; kabeyen =. rangkul. Mengiaskan teman sejati yang terbukti pada saat diperlukan. Lht Ambei, Dondokambey, Kambe
Kambiri, kawii = kidal. Mengiaskan orang dengan suatu kemampuan khusus yang relatif tak lasim seperti menggunakan tangan kidal dalam berkarya. Bdg Sibi.
Kambong, kambung = awan. Mengiaskan orang berwawasan tinggi mengawan, yang disertai upaya keras mewujudkannya. Lht Kumambong, Mambo.
Kamu/h = jamah; kemu = campur (T); kecil, halus. Mengiaskan orang berwatak halus yang tak suka menjamah/mencampuri permasalahan atau urusan orang lain.
Kandei, ka = teman; andei = teladan; pandei = pandai; andeyan = contoh/umpama. Mengiaskan, orang pandai yang patut diteladani cara belajarnya. Lht Pandei. Bdg Eman.
Kandio/h, ka = kawan; andior di depan. Mengiaskan tokoh yang terdepan berprestasi dan dapat diteladani. Bdg Kandow.
Kandolo = hari cuaca baik (W). Mengiaskan orang yang tidak tergesa-gesa, dan menunggu hari dan cuaca baik atau saat tepat meraih suatu hal. Bdg Mangolo, Ngolo.
Kandou/w, kaendoan = kesiangan; dou = jauh. Mengiaskan pemdekar tak terkalahkan/pekerja keras sampai kesiangan di kebun/tempat perjuangan yang jauh. Bdg Kawengian, Rau.
Kandowangko = pekerja keras di kebun besar; wangko = besar. Mengiaskan orang yang bagai bekerja keras mengelola kebun besar dalam pekerjaannya. Lht Kandouw, Wangko.
Kanender = amat bergemuruh; ender = guntur, maender = gemuruh (L&W). Mengiaskan tokoh yang perintahnya bagai guntur amat bergemuruh atau menakutkan. Lht Nender.
Kaneneng = terkuat, teneng = berdiri, keras. Mengiaskan tokoh yang sangat kuat dan keras berdiri mempertahankan sikap dalam perjuangan hidupnya.
Kangiden (Jtn) = sangat ditakuti; ka = sangat; ide’en = takuti. Mengiaskan pendekar yang sangat ditakuti musuh dalam pertempuran. Lht Doroinde, Inde, Kainde.
Ka’niw = sentak untuk mengingatkan; cabut, tarik cepat. Mengiaskan pemimpin yang menyentak untuk mengingatkan akan menarik atau mencabut peran seseorang.
Kanter = tongkat penopang bangunan, kenter = tumit (A). Mengiaskan pemimpin bagai tongkat kokoh penopang bangunan kehidupan bersama. Lht Anter.Bdg Mangente,Toar.
Kaondiri = emas kuning. Mengiaskan orang berkepribadian yang dinilai amat tinggi bagai emas murni.Lht Kaundiri. Bdg Bokau, Runtukahu.
Kapahang, ka = amat; paahes = banting dan tekan dalam perkelahian (K). Mengiaskan pendekar yang kuat membanting dan mampu menekan musuh negerinya. Bdg Koapaha.
Kapantow, ka = amat; patouw = yang menumbuhkan. Mengiaskan tokoh yang amat bergairah menumbuhkan kemampuan sesamanya. Lht Antow, Panow, Pantow.
Kaparang = panaskan dekat api; rarang = diang: gebu (A). Mengiaskan, pemimpin yang menggebu-gebu memanaskan semangat juang. Lht Marang, Paparang, Parangan.
Kapele = teman mandi; palele = jimat air mandi (T); lele = mandi, sukses. Mengiaskan teman mandi jimat yang merasa kuat dan berani dalam perjuangan. Lht Pelealu. Bdg Elean.
Kaperek = banyak bicara; we’rek = bicara, tegur. Mengiaskan orang yang banyak bicara suka menegur atau membimbing pihak lain. Lht Wolek, Worek.
Kapero = amat suka menegur. Mengiaskan warga kritis yang amat suka menegur pelaku pelanggaran nilai luhur. Lht Kopero.
Kapitoy, potoi, pinotoi = ditampung dengan kain di badan (L&W). Mengiaskan tokoh sukses dan inovatif dengan media penampung pendapatan yang berlimpah . Lht Pitoy.
Kapo/h, ka = sesama; apo = nenek moyang. Mengiaskan orang yang memperhatikan hubungan persaudaraan dalam garis keluarga senenek moyang. Lht Katopo, Manopo.
Kapojos,(y), ka = amat; peos = bujuk, belai lembut. Mengiaskan orang pandai membujuk dengan lemah lembut sesama anak cucu manusia. Lht Boyo, Peyo (s), Piyo.
Kapongoan = tempat sunyi; pongo = sunyi, tuli. Mengiaskan warga bagaikan pertapa di tempat sunyi yang menulikan atau menghindari suatu masalah. Lht Pongo.
Kaporoh, ka = kawan; poroh = bakul. Mengiaskan orang yang memandang sesamanya sebagai kawan sebakul, sekotak, sejalur, atau seperjuangan. Bdg Kaporong.
Kaporong = teman atau satuan bertopi sama; porong = ikat kepala, topi. Mengiaskan teman bertopi sama dalam kegiatan atau perjuangan. Lht Porong, Porongtakoi.
Kapoya = pembuat api (T), poyo = cucu. Mengiaskan orang bagai pembuat api kehidupan, mengembangkan semangat juang anak cucunya. Lht Boyo, Peyo, Piyo.
Kapugu = amat rendah, berjalan seakan ketam (P). Mengiaskan orang yang amat rendah hati, serta berjalan miring seperti ketam untuk tak menyakiti perasaan sesama.
Karamoi,(y) = kawan sekerja; rawoi = derita (A); berasa panas. Mengiaskan pemimpin yang merasa panas dan solider dalam penderitaan kawan sekerjanya. Lht Amoi.
Karangian, rerangeian = tempat merendang sagu dari tanah liat (L&W). Mengiaskan orang tempat memproses hal-hal yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bersama.
Karapa, rapa mberen = senja; rapa = pandangan kabur. Mengiaskan pejuang yang pada usia senja, sayang kabur dipandang atau tak dihargai perjuangannya. Bdg Rapar.
Kararo,(w), karoro = masak dengan api; roro = masak, matang alamiah. Mengiaskan warga yang secara alamiah menjadi matang mengembangkan dirinya. Bdg Karow, Wilar.
Karaseran = tempat tumpuan; raser = tumpuan. Mengiaskan orang kaya, kuat, pandai dan arif sebagai tempat tumpuan kehidupan bersama. Bdg Toar, Tumbol.
Karau = amat jauh; rou = jauh. Mengiaskan orang yang berada jauh dari desa, atau memiliki pandangan amat jauh ke depan. Lht Karauan, Karow. Bdg Warouw.
Karauan = banyak dikurangi; reu’an = kurangi. Mengiaskan pengabdi dan pejuang yang banyak mengurangi perannya, demi pemerataan tanggung jawab. Lht Karau, Rauwan.
Karauwan,(rou) = di kejauhan (T); rouw = jauh. Mengiaskan orang yang hidup di tempat amat jauh dari negerinya. Lht Karau, Karouw, Korouw, Rauwan.
Karema, kalema = teman makan siri; lema’ = sirih (L&W). Mengiaskan teman dekat setara dan sehidangan dalam upacara adat.
Karen = kembang putik, bibit kehidupan (P). Mengiaskan tokoh masyarakat yang bagai putik bunga/bakal buah untuk menjadi benih kehidupan masyarakat. Lht Supit Bdg Karende.
Karende = tetangga, amat dekat (W). Mengiaskan orang yang memandang tetangga sebagai sahabat/saudara terdekat dan tepercaya. Lht Ende, Mende, Rende. Bdg Karinda.
Karepowan,(ou), karepu’an = tempat berbahaya; repouw, repu’ = patah. Mengiaskan tokoh pada posisi/tempat berbahaya tetapi mampu mematahkan perlawanan musuhnya.
Karepu = saudara kandung; repu’= patah. Mengiaskan orang yang memandang sesamanya sebagai saudara kandung. Lht Dapu, Karepouan. Lht Depi, Repi. Weku.
Karewur, rewur, rebur = subur, gemuk. Mengiaskan orang yang tumbuh subur menjadi amat gemuk dalam peran dan hidup berkelimpahan. Lht Karwur, Rewung, Rewur.
Karia = kawan sebaya, mitra. Mengiaskan orang yang senantiasa memandang sesama dalam lingkungannya sebagai mitra sekerja atau teman seperjuangan. Bdg Kaloh.
Karinda = bicara banyak (W); ka = amat, rinda, rende = dekat. Mengiaskan, teman dekat dalam profesi komunikasi untuk bicara banyak. Lht Karende, Mende.Bdg Tangkow.
Kariso/h = datu pembuat api (T), ka = teman; risor = gesek cepat keluar api. Mengiaskan orang yang cepat panas bagai api membakar semangat teman seperjuangan.
Karongkong, karongkok = sangat jangkung (SM). Mengiaskan warga yang sangat jangkung atau amat tinggi dalam wawasan atau sesuatu hal. Bdg Rais, Untu, Waworuntu.
Karoraken = lekas sembuh (W). Mengiaskan orang yang lekas sembuh mengatasi permasalahan, oleh kematangan sikapnya. Lht Rora, Rorora. Lht Karoro.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar