Rabu, 08 Juni 2011

KAAT – KUWU (8)

Kuleng = sedikit tuli karena telinga tertutup (P,T). Mengiaskan pemimpin yang tak jelas mendengar aspirasi masyarakat karena telinga bathinnya tertutup dengan interes tertentu.

Kulit  = benar, cukup untuk semua keperluan (P). Mengiaskan orang yang tampil benar dengan mencukupkan semua keperluan hanya dari pendapatan halalnya.

Kulo’ = putih. Mengiaskan orang yang menampilkan diri putih bersih atau tanpa cacat sepanjang kehidupannya di tengah masyarakat dan di hadapan Tuhan.

Kumaat = angkat muka (W); mengangkat kepala (P). Mengiaskan orang yang bagai mengangkat kepala penuh percaya diri untuk berprestasi tinggi. Lht Kaat, Kumat. Bdg Ramonatas.

Kumaimboto, kuman = makan, boto = kepala orang. Mengiaskan pendekar yang mengayau kepala untuk dimakan, atau tuntas mengatasi musuh terbesar yaitu diri sendiri.

Kumajas,(y) = menyiarkan, memaparkan; kayas = tidak teratur. Mengiaskan tokoh berkemampuan memaparkan sejelasnya tentang masalah yang tidak teratur. Bdg Kaes.

Kumakau/w, -um- = akan, mau; ka = karena; kau = anda. Mengiaskan warga yang rela berkorban karena anda, atau demi sesamanya manusia. Bdg Mangindaan, Rahasia.

Kumambong = meninggi ke awan; kambong = awan (W)..Mengiaskan orang yang meninggi ke awan dalam peranan terhormat.  Lht Kambong, Mambo.

Kumarurung, ku = saya; ma = me; rurung = bakar. Mengiaskan orang yang mampu membakar semangat hidup dan juang warga masyarakatnya.

Kumat  = merampas, menyalurkan penyelewengan (P). Mengiaskan pendekar baik hati yang merampas dan menyalurkan hasil penyelewengan. Lht Kumaat.

Kumaunang, ku = saya; ma = me; unang = anak. Mengiaskan warga yang mencintai atau suka mendidik anak/generasi muda. Lht Kaunang  Bdg Loway, Turang.

Kumeang = bengkok dilewati; ke’ang = bengkok; langkah, lewati. Mengiaskan warga yang melewati atau mengatasi hal-hal  bengkok melawan nilai luhur budaya. 

Kumeintjem = menutup mata/mulut. Mengiaskan orang yang menutup mata/mulut demi keamanan diri, masyarakat, atau sesama. Lht Keintjem, Ketep.

Kumenap = melicinkan (W); mengkilap, gemerlap (P). Mengiaskan tokoh yang tampil licin mengkilap bercahaya dalam perjuangan. Lht Kenap. Bdg Endap, Kumendap
Kumendap = bercahaya; sena’ = cahaya. Mengiaskan orang yang bercahaya gemerlap dengan kekayaan/nama baiknya. Lht Endap, Kumenap, Sumendap. Bdg Ilat, Undap.

Kumendong = memutar, memintal (W); dendong = keroyok (A). Mengiaskan orang yang memintal atau mengeroyok bersama membangun pendidikan. Lht Kendong.

Kumenit = menyakitkan; kenit = sakit, pedih; kewit = bisik (A). Mengiaskan tokoh pembisik/penasehat pimpinan untuk menghindarkan hal-hal menyakitkan. Bdg Moinit.

Kumentas = aktif merintis; dintas = aktif, cekatan (A).  Mengiaskan pionir yang aktif merintis/membuka jalan dan cekatan mewujudkan cita-citanya. Bdg Mewengkang.

Kumeteng = menengok dengan marah (P); we’teng = mata melotot. Mengiaskan tokoh yang marah dengan mata melotot menghadapi pelanggar/penjahat.

Kumimboto, mei = datang, boto = kepala orang. Mengiaskan pendekar yang membawa potongan kepala musuh, atau pemenang pertempuran. Lht Kumaimboto, Lelengboto.

Kumiwel = memegang, menindi; nadi (W); kiwel = urat nadi. Mengiaskan orang yang bagai memegang atau menindi  nadi kehidupan, demi kesejahteraan  bersama. Bdg Kiwol.

Kumokomba = yang biasa bernubuat (W); penujum (T). Mengiaskan penujum yang mampu mengantisipasi masa depan (futurolog) bagi sesama dan masyarakat.

Kumolontang = berbunyi lebih nyaring dan terang (W). Mengiaskan tokoh yang nyaring dan terang/jelas mengkomunikasikan aspirasi masyarakat.LhtKolontang, Kontang,Kuntag.

Kumombong = membersihkan kebun; kumombo’ = kumpul ranting untuk dibakar.  Mengiaskan orang bagaikan mengumpul ranting, menyiapkan pembangunan masyarakat.

Kumontoi = jongkok berdiri siap tempur; kontoi = jongkok berdiri. Mengiaskan orang yang siap merespons tantangan bertempur melawan musu. Lht Kontoi,Ontoi. Bdg Pitoi.

Kumowal = memotong; kowal = kulit keras, belulang (T). Mengiaskan pendekar yang penuh belulang bekas terpotong dalam pertempuran melawan musuh negeri. Lht Kowal.

Kumurur, kumuru = berjongkok (K), kuru = jongkok; kurur = lutut. Mengiaskan orang yang berlutut/berjongkok  atau bersikap rendah hati. Bdg Kumontoi.

Kundes = tiada kuat (W), tidak rapih;  = malas, lengah, lemah (T). Mengiaskan tokoh yang menegur orang malas, lemah bekerja, dan lengah, tak rapih agar memperbaiki diri.

Kundoi. Lht Kondoi, Kumontoi.

Kuneneng = perlahan (W); teneng = keras. Mengiaskan tokoh masyarakat yang perlahan membuat keputusan tetapi keras dalam menegakkan/mewujudkannya. Lht Keneng.

Kuntag, konta’ = loncat. Mengiaskan tokoh berbobot yang mampu melompati/mengatasi hambatan untuk mengejar kemajuan.Lht Lontaan. Bdg Kumolontang.

Kuntui.  Lht Kontoi, Kumontoi, Ontoi, Pitoi, Untoi.

Kurais = kehabisan, tidak mendapat bagian (P). Mengiaskan pemimpin yang mengutamakan kepentingan orang banyak sehingga sering dirinya tidak kebagian. Bdg Maramis, Rais, Rawis.

Kurapan = banyak kotoran di kepala (W); sisik yang gemerlapan (P). Mengiaskan orang yang mengeritik pemimpin yang gemerlapan dengan kekayaan banyak kotoran.

Kure = periuk belanga dari tanah liat. Mengiaskan orang yang terampil mencipta benda-benda keramik dari tanah liat atau mendayagunakan sumber daya alam. Bdg Rompas.

Kurea = roman muka menderita; yang diperebutkan (P). Mengiaskan orang baik dan siap menderita bagi sesama, sehingga peranannya diperebutkan masyarakat. Bdg Kures.

Kureitjei = jalan cepat. Mengiaskan tokoh yang bagai berjalan cepat penuh semangat dan gembira untuk meraih prestasi. Bdg Keol, Kepor, Weol.

Kurembeng = rembeng, tidak teratur (T); kembar siam. Mengiaskan orang baik yang terdorong hidup melanggar aturan/hukum karena beban kembar. Bdg Rampengan.

Kures = malas, dungu (T); = tidak hidup-hidup (W). Mengiaskan tokoh yang mendorong mereka yang malas, lesuh/tak hidup-hidup, untuk bangkit mengatasi masalahnya. Kurea!

Kuritik/c = keriting, rambut. Mengiaskan orang yang cantik bagai manusia berambut keriting dalam perilaku simpatiknya di tengah masyarakatnya. Bdg Rumimpunu.

Kuron, kudon = melompat hidup-hidup (W); kura = cara; kuro = melengkung (L&W). Mengiaskan tokoh yang hidup-hidup dan luwes cara hidupnya. Lht Kudon, Sungkudon.

Kurumbatu = batu jimat penjaga kebun; uru’ = jimat penjaga kebun. Mengiaskan jimat dari batu yang ditakuti binatang liar dan pencuri tanaman/milik masyarakat.Lht Kawatu.

Kusaw = debu halus dipinggir bara api. Mengiaskan pemimpin yang memperhatikan sampai pada hal-hal kecil dalam memimpin. Bdg Kawet, Waha, Wetik.

Kusen, kuse = kuskus. Mengiaskan pemimpin yang siap melindungi diri dan anak/warganya pada posisi di tempat tinggi. Lht Kusoi. Bdg Kukus.

Kusoi(ss) = saya ini siapa; niaku = saya ini; sei = siapa; kosei = belut. Mengiaskan orang kuat, licin dan arif menantang musuh melindungi rasa aman negerinya. Bdg Ukus.

Kuwu/h = himpun, timbunan. Mengiaskan orang beruntung yang menghimpun produk dalam timbunan surplus, berkualitas, kontinu kompetitif  di pasaran. Bdg Tambunan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar